Thursday, March 31, 2011
5:25 PM | Diposkan oleh
Unknown
BPH Migas: 24 wilayah di Indonesia kelebihan kuota bbm subsidi
JAKARTA. Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) makin membengkak sepanjang kuartal I 2011. Berdasarkan catatan dari BPH Migas, tiga bulan pertama di 2011, dari 33 wilayah di Indonesia sebanyak 24 wilayah yang konsumsi premium lebih dari kuota. Sedangkan ada 19 wilayah yang konsumsi solarnya juga melebihi kuota.
"Jika ini tidak dikendalikan maka konsumsi BBM bersubsidi akan membengkak sebesar 42 juta kiloliter (KL) padahal kuota kita hanya 38,5 juta KL," ujar Anggota BPH Migas, Ibrahim Hasyim, Kamis (31/3).
Ada 11 wilayah yang konsumsi premiumnya mencapai 104%-110% lebih besar dari kuota yang ditetapkan. Wilayah-wilayah tersebut adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Tengah. Bangka Belitung
merupakan wilayah yang paling besar konsumsi premiumnya yakni 109% di atas kuota yang telah ditetapkan.
Sedangkan sebanyak 13 wilayah konsumsi solarnya mencapai sekitar 103% hingga 117% dari kuota yang ditetapkan. Ketiga belas wilayah tersebut adalah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, RIau, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara. Dari ketiga belas wilayah itu, Jambi adalah konsumen solar paling besar yakni lebih besar 117,9% dari kuota.
Menurut Ibrahim, selain adanya tingkat spekulasi, naiknya konsumsi premium juga karena adanya disparitas harga. Dus, BPH Migas secara tegas akan menetapkan kuota di tiap-tiap pom bensin.
Dirjen Minyak dan Gas, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Evita Herawati Legowo mengakui kenaikan konsumsi premium itu karena terjadi ketimpangan dalam pengalokasian sasaran penerima subsidi BBM.
Berdasarkan data dari Kepolisian RI, pada tahun 2009 sebanyak 112 kasus pengoplosan bbm subsidi dengan jumlah volume 385.867 liter. Tahun 2010, kasus pengoplosan subsidi bertambah hingga 161 kasus dengan volume 187.076 liter.
Untuk tahun ini sepanjang kuartal ketiga saja sudah terjadi 25 kasus penyelundupan dengan volume 28.208 liter. Paling banyak kasus penyelundupan terjadi pada tahun 2008 dengan jumlah kasus 1.352 kasus dan volume 8,5 juta liter.
Sumber
http://mobile.kontan.co.id/industri/read/63556/BPH-Migas-24-wilayah-di-Indonesia-kelebihan-kuota-bbm-subsidi
Powered by Telkomsel BlackBerry®
JAKARTA. Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) makin membengkak sepanjang kuartal I 2011. Berdasarkan catatan dari BPH Migas, tiga bulan pertama di 2011, dari 33 wilayah di Indonesia sebanyak 24 wilayah yang konsumsi premium lebih dari kuota. Sedangkan ada 19 wilayah yang konsumsi solarnya juga melebihi kuota.
"Jika ini tidak dikendalikan maka konsumsi BBM bersubsidi akan membengkak sebesar 42 juta kiloliter (KL) padahal kuota kita hanya 38,5 juta KL," ujar Anggota BPH Migas, Ibrahim Hasyim, Kamis (31/3).
Ada 11 wilayah yang konsumsi premiumnya mencapai 104%-110% lebih besar dari kuota yang ditetapkan. Wilayah-wilayah tersebut adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Tengah. Bangka Belitung
merupakan wilayah yang paling besar konsumsi premiumnya yakni 109% di atas kuota yang telah ditetapkan.
Sedangkan sebanyak 13 wilayah konsumsi solarnya mencapai sekitar 103% hingga 117% dari kuota yang ditetapkan. Ketiga belas wilayah tersebut adalah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, RIau, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara. Dari ketiga belas wilayah itu, Jambi adalah konsumen solar paling besar yakni lebih besar 117,9% dari kuota.
Menurut Ibrahim, selain adanya tingkat spekulasi, naiknya konsumsi premium juga karena adanya disparitas harga. Dus, BPH Migas secara tegas akan menetapkan kuota di tiap-tiap pom bensin.
Dirjen Minyak dan Gas, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Evita Herawati Legowo mengakui kenaikan konsumsi premium itu karena terjadi ketimpangan dalam pengalokasian sasaran penerima subsidi BBM.
Berdasarkan data dari Kepolisian RI, pada tahun 2009 sebanyak 112 kasus pengoplosan bbm subsidi dengan jumlah volume 385.867 liter. Tahun 2010, kasus pengoplosan subsidi bertambah hingga 161 kasus dengan volume 187.076 liter.
Untuk tahun ini sepanjang kuartal ketiga saja sudah terjadi 25 kasus penyelundupan dengan volume 28.208 liter. Paling banyak kasus penyelundupan terjadi pada tahun 2008 dengan jumlah kasus 1.352 kasus dan volume 8,5 juta liter.
Sumber
http://mobile.kontan.co.id/industri/read/63556/BPH-Migas-24-wilayah-di-Indonesia-kelebihan-kuota-bbm-subsidi
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Artikel Lainnya
Kategori:
Berita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Mobile
Artikel Islami pilihan
Hikayat
tentang tiga orang gadis bersaudara
Hikayat tentang tiga orang gadis bersaudara bagian ke 2
Ketabahan seorang wanita
hati mereka seperti hati burung
Seperti terhipnotis
Wasiat kepada para suami
Tentang maskawin didalam pernikahan
Membenci dan menghujat hukum yang di tetapkan ALLAH
7 Keajaiban yang kita lupakan
Ulama Banjar
Sultan Muhammad Seman
Tokoh Kalimantan Selatan: H. Ahmad Makkie, BA
Profile KH Idham Chalid
Hikayat tentang tiga orang gadis bersaudara bagian ke 2
Ketabahan seorang wanita
hati mereka seperti hati burung
Seperti terhipnotis
Wasiat kepada para suami
Tentang maskawin didalam pernikahan
Membenci dan menghujat hukum yang di tetapkan ALLAH
7 Keajaiban yang kita lupakan
Ulama Banjar
Sultan Muhammad Seman
Tokoh Kalimantan Selatan: H. Ahmad Makkie, BA
Profile KH Idham Chalid
Kategori
- #Daftar Isi# (1)
- 2012 (2)
- ahlak (5)
- ANDROID (1)
- aneh (1)
- angsana (1)
- anti virus (3)
- artikel gratis (13)
- artikel islami (21)
- backlink (6)
- backlink creator (7)
- balikpapan (1)
- banjarmasin (3)
- Bank Century (7)
- batubara (8)
- BBM (1)
- Berita (138)
- berita satui (6)
- blackberry (22)
- blackberry download (2)
- blogger template (5)
- blogspot tutorial (29)
- bola (1)
- Budaya (11)
- cerita artis (12)
- daftar (1)
- data (2)
- download (25)
- download film (10)
- download lagu (1)
- Ekonomi dan Bisnis (20)
- facebook login (10)
- facebook tutorial (13)
- Film (1)
- free (1)
- gadget (18)
- GIS Tutorial (1)
- global warming (1)
- gps (1)
- gratis (1)
- hacking (1)
- handphone (2)
- Harga Batubara Acuan (3)
- hiburan (3)
- Hikmah (34)
- Hukum (31)
- Indonesia (7)
- Internet (54)
- internet satellite (4)
- islam (29)
- IUP (3)
- Jakarta 2012 (1)
- kalimantan (1)
- kalimantan selatan (69)
- kaspersky (3)
- keamanan komputer (2)
- kehutanan (3)
- kelapa sawit (17)
- kesehatan (1)
- key (2)
- korupsi (1)
- Kotabaru (1)
- kpk (1)
- Kriminal (24)
- Lain-Lain (42)
- Lingkungan Hidup (32)
- link to (5)
- Listrik (2)
- live streaming (1)
- lucu (2)
- malware (1)
- mobil (1)
- mojokerto (1)
- mp3 (1)
- music (1)
- online (1)
- Opini (61)
- Pagatan (1)
- page rank checker (1)
- pantai (1)
- pemetaan (2)
- perbaikan (1)
- perkebunan (3)
- pertambangan (10)
- pertanian (1)
- Peta (1)
- Piala Dunia (4)
- Pilkada (12)
- pln (1)
- Poling Gubernur Kalimantan Selatan (5)
- polisi (2)
- Politik (46)
- Presiden (1)
- profile (2)
- Quick Count (1)
- ramadhan (9)
- Rekonsiliasi (1)
- satellite internet (1)
- satui (3)
- search engine (6)
- sejarah (3)
- sejarah satui (3)
- seo (61)
- software (40)
- Sosial (25)
- streaming (2)
- subtitle (2)
- sungai bawah laut (1)
- sungai dalam laut (1)
- susno duaji (2)
- tanah bumbu (10)
- Teknologi (32)
- tema (1)
- terorisme (1)
- theme (3)
- Tokoh (8)
- tokoh islam (2)
- trojan (1)
- tutorial (4)
- TV (2)
- ulama (1)
- unik (1)
- Update (1)
- video (1)
- virus (2)
- wayang (1)
- z (1)
Page Rank Check
|
Check Page Rank of your Web site pages instantly: |
|
This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service |
2 komentar:
salam kenal.. keep posting :)
mampir balik ya..
Terima Kasih sudah singgah,
salam kenal juga
Post a Comment
Terima Kasih atas kunjungannya