Sunday, May 22, 2011
Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya, akan tetapi masyarakatnya masih belum bisa menikmati manfaat yang lebih besar. Kenapa?


Indonesia hanya disukai sebatas kayanya sumber daya alam atau SDA yang berlimpah. Investor Korea Selatan tertarik masuk ke Indonesia karena kekayaan mineral di dalam negeri yang tidak mereka miliki.


"Indonesia memiliki cadangan terbukti untuk batubara sebanyak 21 miliar ton, dan menjadi eksportir batubara terbesar, sedangkan Korea adalah importir terbesar batubara Indonesia.

Indonesia juga memiliki kapasitas produksi minyak mentah 1,5 juta barrel per hari. Indonesia juga memiliki gas terbesar di Asia dan cadangan panas bumi 40 persen dunia yang dapat menghidupi pembangkit listrik tenaga panas bumi sebesar 28 gigawatt," ujar M Arsjad Rasjid, Presiden Direktur PT Indika Energy saat memaparkan pengalaman berinvestasi di Indonesia dengan tema: "Toward Mutual Strategic Partnership, Experience and Opportunity Moving Forward".

Arsjad mengungkapkan hal tersebut dalam kerangka acara Pertemuan Kelompok Kerja Kerjasama Ekonomi Korea Selatan dan Indonesia. Menurut Arsjad, hubungan erat Indonesia-Korea Selatan sudah mulai diperkuat sejak 2006, saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Korea Selatan Roh Moo Hyun menandatangani perjanjian kerjasama ekonomi.

Sejak saat itu, nilai perdagangan kedua negara terus tumbuh 18 persen. "Indonesia bisa mendukung Korea dengan Sumber Daya Alam, Korea siap dengan teknologinya. Kami sendiri terus mengekspor batubara ke Korea," ujarnya.

Artikel Lainnya

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungannya

Mobile

Kategori

INFO THIS SITE

RSSMicro FeedRank Results My Ping in TotalPing.com

Page Rank Check

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Counter


live stats GoStats.com — Free hit counters Ping your blog, website, or RSS feed for Free